Budaya
Babad Dalan Masyarakat Desa Sodo Gunung Kidul
Babad dalan adalah sebuah tradisi
yang dilakukan masyarakat desa sodo tepatnya di kecamatan paliyan kabupaten
gunung kodul daerah istimewa yogyakatra, tradisi ini dimaksudkan sebagai rasa
syukur masyarakat desa sodo atas hasil panen dan
sekaligus sebagai ungkapan permohonan dan harapan kepada Tuhan agar diberi
keselamatan, dijauhkan dari mara bahaya. Babad dalan dimaksudkan sebagai simbol
bahwa manusia harus berhubungan baik dengan alam, manusia dan kepada sang
pencipta.
Tradisi babad
dalan dilakukan setahun sekali setelah masa panen berakhir tepatnya pada jum’at kliwon. Tradisi babad
dalan sodo dimeriahkan dengan acara-acara seperti pawai keliling kampung,
jathilan, reog, dan masih banyak acara-acara lain yang dilakukan.
Biasanya sebelum
acara babad dalan dimulai, para ulama petinggi desa sodo akan melakukan
pengajian di malam sebelum acara dimulai. Biasanya dalam acara babad tersebut
masyarakat akan membuat tumpeng besar yang nantinya akan dibagikan kepada
masyarakat.
Menurut ormas di
desa sodo, budaya babad dalan selain sebagai ucapan rasa syukur kepada sanga
pencipta juga sebagai cagar budaya yang harus di lestarikan, dan juga sebagai
wisata budaya yang di miliki oleh masyarakat desa sodo. Banyak wisatawan dari
luar daerah yang sering ikut meramaikan acara tersebut.
Namun seiring
berkembangnya jaman dan masyarakat desa sodo banyak yang merantau keluar kota,
tradisi babad dalan ini tidak terlalu ramai seperti tahun-tahun yang lalu. Banyak
hal positif dan negatif dari acara babad dalan tersebut, sisi positifnya
persatuan dan kesatuan masyarakat sangat berjalan dengan baik misalnya saja
bergotong roying membuat tumpeng, aneka alat-alat festival yang ikut meramaikan
acara tersebut, dan juga hubungan masyarakat dengan sang pencipta juga berjalan
dengan baik dengan diadakannya acara tersebut.
jika ada kesalahan dalam penulisan ataupun isi dari penulisan di atas ini, saya mohon maaf. penulisan ini saya buat semata-mata hanya untuk memajukan desa sodo. terimakasih kepada desa sodo, kecamatan paliyan, kabupaten gunung kidul, provinsi Yogyakarta.
Sumber referensi :
https://desasodo.wordpress.com/2010/06/11/upacara-tradisi-babat-dalan/#more-41



facebook
twitter
google+
fb share